Workshop Etika Bermedia Sosial bagi Siswa untuk Mencegah Hoaks di Madrasah Aliyah Nurul Hilal Senuro Tanjung Batu

Authors

  • Sri Safrina Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Endang Switri Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Abdul Gofur Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Nurbuana endangswitri@unsri.ac.id, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66698/jppim.v1i2.63

Keywords:

etika bermedia sosial, hoaks, literasi digital, pelatihan partisipatif, siswa madrasah

Abstract

Perkembangan media sosial yang semakin pesat memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memperoleh dan menyebarkan informasi. Namun, rendahnya literasi digital dan etika bermedia sosial meningkatkan risiko penyebaran hoaks di kalangan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran siswa dalam menerapkan etika bermedia sosial, mengenali hoaks, serta memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Aliyah Nurul Hilal Senuro, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir dengan menggunakan metode pelatihan partisipatif (participatory training). Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan workshop, serta evaluasi dan tindak lanjut. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi identifikasi hoaks, refleksi, serta penyusunan komitmen bersama. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, serta pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital siswa yang ditandai dengan meningkatnya rata-rata nilai dari 62,4 pada pre-test menjadi 86,8 pada post-test atau meningkat sebesar 24,4 poin. Kemampuan siswa dalam mengidentifikasi hoaks meningkat dari 38% menjadi 91%, sedangkan pemahaman terhadap prinsip check before share meningkat dari 42% menjadi 95%. Selain itu, hasil observasi dan wawancara menunjukkan perubahan perilaku siswa yang lebih kritis, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, workshop etika bermedia sosial berbasis pelatihan partisipatif terbukti efektif meningkatkan literasi digital siswa dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan berbagai pemangku kepentingan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

APJII. (2024). Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Jakarta: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley Computer Publishing.

Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2021). Literasi digital dan penguatan etika bermedia sosial pada peserta didik. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 5(2), 120–131.

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2024). Laporan Penanganan Isu Hoaks dan Penguatan Literasi Digital di Indonesia. Jakarta: Komdigi.

Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2021). Literasi digital dan penguatan etika bermedia sosial pada peserta didik. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 5(2), 120–131.

Mafiroh, A., & Triyono. (2022). Kemampuan verifikasi informasi siswa dalam menghadapi hoaks di media sosial. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(3), 415–425.

Nugroho, A., & Prasetyo, B. (2022). Penguatan etika digital melalui pendekatan partisipatif pada siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145–156. (sesuaikan dengan sumber yang benar-benar Anda gunakan; jika ini hanya contoh, ganti dengan artikel asli yang Anda miliki)

Ribble, M. (2015). Digital Citizenship in Schools (3rd ed.). Eugene, OR: International Society for Technology in Education (ISTE).

Ribble, M. (2015). Digital Citizenship in Schools (3rd ed.). Eugene, OR: International Society for Technology in Education (ISTE).

Rahmawati, D., dkk. (2024). Pelatihan literasi digital berbasis praktik untuk meningkatkan kemampuan verifikasi informasi siswa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), 33–42.

Sari, D., Setiawan, A., & Pratiwi, R. (2023). Efektivitas pelatihan literasi digital dalam meningkatkan kemampuan identifikasi hoaks pada remaja. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(1), 55–64.

UNESCO. (2021). Media and Information Literate Citizens: Think Critically, Click Wisely!. UNESCO.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-07-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Safrina, S., Switri, E., Gofur, A., & Nurbuana, N. (2026). Workshop Etika Bermedia Sosial bagi Siswa untuk Mencegah Hoaks di Madrasah Aliyah Nurul Hilal Senuro Tanjung Batu. MADANI: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan, Dan Inovasi Masyarakat, 1(2), 40-46. https://doi.org/10.66698/jppim.v1i2.63

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.