KAJIAN PSIKOLOGI DAN PERSPEKTIF ISLAM DALAM MEMAAFKAN UNTUK MERAIH KETENANGAN JIWA PADA GEN Z
DOI:
https://doi.org/10.66698/mjoes.v1i2.12Keywords:
Memaafkan, Ketenangan Jiwa, Generasi ZAbstract
Perkembangan teknologi digital saat ini membawa perubahan yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental Generasi Z yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep memaafkan dan ketenangan jiwa dalam perspektif psikologi positif dan Islam sebagai upaya menjaga kesehatan mental Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal dan buku yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa memaafkan efektif dalam mengurangi emosi negatif, seperti amarah, kecewa dan sakit hati, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis, kesehatan fisik, dan kualitas hubungan interpersonal. Dalam psikologi positif, memaafkan merupakan kekuatan karakter yang berkontribusi terhadap peningkatan emosi positif, kepuasan hidup, dan kesejahteraan individu. Sementara itu, konsep ketenangan jiwa dalam Islam yang diwujudkan melalui zikir, doa, tawakkal, sabar, dan ridha memiliki keselarasan dengan konsep psikologi modern seperti mindfulness, acceptance, positive reframing, dan social well-being. Integrasi antara memaafkan dan ketenangan jiwa dapat membantu Generasi Z mengembangkan ketahanan psikologis, keseimbangan emosional, serta kesehatan mental yang lebih baik. Dengan demikian, penguatan nilai-nilai Islam dan pendekatan psikologi positif dapat menjadi landasan yang efektif dalam membangun kesehatan mental Generasi Z yang tangguh secara emosional, psikologis, dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang modern.
Downloads
References
Agnia, M., Luthfiyati, S., & Salsabila, S. A. (2024). Hubungan antara husnuzan dan ketenangan hati pada Gen Z menurut perspektif Islam. JIPKM: Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat, 1(3), 1–10. https://jipkm.com/index.php/jipkm/article/view/176
Akbar, B. M. B., Prawesti, D. R. D., & Perbani, W. S. A. (2024). Big picture mental health of Generation Z in the world. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.58545/jkki.v4i1.223
Almajri, S., Baroud, N., Alouzi, K. M., & Kasheem, A. (2025). Islamic psychology: An integrative approach to human behavior and mental well-being. Bulletin of Islamic Research, 3(4), 687–704. https://doi.org/10.69526/bir.v3i4.353
Brémault-Phillips, S., Cherwick, T., Smith-MacDonald, L. A., Huh, J., & Vermetten, E. (2022). Forgiveness: A Key Component of Healing From Moral Injury?. Frontiers in Psychiatry, 13, 906945. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2022.906945
Cook, K. V., Kurniati, N. M. T., Suwartono, C., Widyarini, N., Worthington, E. L., & Cowden, R. G. (2022). Differential Effects of Decisional and Emotional Forgiveness on Distress and Well-Being: A Three-Wave Study of Indonesian Adults. Frontiers in Psychology, 13, 918045. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.918045
Ernisah, Alif, M., & Lisalam, R. H. (2025). Kesehatan mental dalam pendidikan Islam: Studi hadis tematik tentang ketenangan jiwa dan relevansinya dalam psikologi. Al-Hasyimi: Jurnal Ilmu Hadis, 2(2), 13–20. https://doi.org/10.63398/wwymdk38
Gao, F., Li, Y., & Bai, X. (2022). Forgiveness and subjective well-being: A meta-analysis review. Personality and Individual Differences, 186. https://doi.org/10.1016/j.paid.2021.111350
Kafi, H., Moolaei Zarandi, H., & Manzari Tavakoli, V. (2024). The effectiveness of positive psychology strategies training on forgiveness and death anxiety in older women. Aging Psychology, 10(1), 41–55. https://doi.org/10.22126/JAP.2024.9649.1735
Moitra, M., Owens, S., Hailemariam, M., Wilson, K. S., Mensa-Kwao, A., Gonese, G., Kamamia, C. K., White, B., Young, D. M., & Collins, P. Y. (2023). Global mental health: Where we are and where we are going. Current Psychiatry Reports, 25, 301–311. https://doi.org/10.1007/s11920-023-01426-8
Muhsonah, I., Afrini, I., & Mutmainah, I. (2025). Konsep pemaafan (forgiveness) dalam Al-Qur'an dan Hadis sebagai upaya menjaga kesehatan mental Gen Z. Dirasat: Jurnal Ilmu Ushuluddin Al-Hikmah, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.71287/dirasat.v2i1,%20April.375
Nihayah, U., Putri, S. A., & Hidayat, R. (2021). Konsep memaafkan dalam psikologi. Indonesian Journal of Counseling and Development, 3(2), 108–119. https://doi.org/10.32939/ijcd.v3i2.1031
Phoon, J., Tan, Y. P., & Harding, R. (2022). A Systematic Review and Narrative Synthesis of the Evidence Underpinning Theoretical Perspectives and Cultural Influences on Forgiveness in Palliative Care. Journal of Palliative Medicine, 25(8), 1268–1278. https://doi.org/10.1089/jpm.2021.0657.
Romadlany, Z., & Nazilah, S. (2025). Analisis semiotika pesan dakwah Bunda Aniqq Alfaqiroh dalam streaming YouTube “Terapi Memaafkan”. Instructional Development Journal (IDJ), 8(1), 200–213. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/IDJ
Rudianto, Z.N. (2022). Pengetahuan Generasi Z tentang literasi kesehatan dan kesadaran mental di masa pandemi. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(1), 49–72. https://doi.org/10.31290/jpk.v11i1.2843
Saputra, N. I., Wulan, W. R., Rahmatsyah, H., Ashari, D. N., Virgiandita, Z., Indriany, D., & Pragholapati, A. (2025). Gambaran skrining kesehatan mental Gen Z dengan SRQ-29. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 5(1), 42–48. https://doi.org/10.20473/brpkm.v5i1.72485
Warsah, I., Morganna, R., Warsah, B. A. A., & Warsah, B. H. H. (2024). Islamic psychology-based educational strategies for student character development. Academic Journal of Islamic Studies (AJIS), 9(2), 305–354. http://doi.org/10.29240/ajis.v9i2.11326
Worthington, E. L., Jr. (2024). Weaknesses of positive psychology might be overgeneralized: Forgiveness studies as a counter to the critiques. International Journal of Applied Positive Psychology, 9(4), 1293–1312. https://doi.org/10.1007/s41042-024-00166-1
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aura Mutiara Ramadhani, Cinta Hemalika Queena Aurellia, Endang Switri, Imelia Imelia, Nadhifa Dinda Wideary, Uswattun Nafiza Izhara (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







