PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SEKOLAH BERBASIS PESANTREN (STUDI KASUS DI SMP ASSAIDIYYAH KEPANJEN)

Authors

  • Leony Ayu Puteri Umbara Universitas Wisnuwardhana, Indonesia
  • Eko Pujiati Universitas Wisnuwardhana, Indonesia
  • Nukhan Wicaksono Pribadi Universitas Wisnuwardhana, Indonesia
  • Khoirotul Bariyah Universitas Wisnuwardhana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66698/mjoes.v1i2.21

Keywords:

Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka, Pesantren, Pendidikan Karakter, P5

Abstract

Penerapan Profil Pelajar Pancasila menjadi bagian penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka untuk memperkuat karakter peserta didik sesuai nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Profil Pelajar Pancasila pada sekolah berbasis pesantren di SMP Assaidiyyah Kepanjen, meliputi bentuk implementasi, faktor pendukung, dan faktor penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan enam informan utama, yaitu satu wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dua guru pelaksana Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan tiga peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta angket kepada 120 siswa sebagai data pendukung untuk memperkuat temuan kualitatif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Profil Pelajar Pancasila terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang diselaraskan dengan budaya pesantren. Sebanyak 56,7% siswa menyatakan pembelajaran Kurikulum Merdeka lebih sesuai dengan kebutuhan belajar mereka, 65,8% siswa menilai Profil Pelajar Pancasila penting diterapkan di sekolah, dan 64,2% siswa menyatakan kegiatan P5 memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Dimensi yang paling menonjol adalah beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, gotong royong, dan bernalar kritis. Faktor pendukung implementasi meliputi dukungan stakeholder sekolah dan pendanaan BOS, sedangkan faktor penghambat berupa padatnya kegiatan kepesantrenan. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan model implementasi Profil Pelajar Pancasila yang terintegrasi dengan budaya pesantren sebagai alternatif penguatan pendidikan karakter pada sekolah berbasis pesantren.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Campbell, S., Greenwood, M., Prior, S., Shearer, T., Walkem, K., Young, S., Bywaters, D., & Walker, K. (2020). Purposive sampling: Complex or simple? Research case examples. Journal of Research in Nursing, 25(8), 652–661. https://doi.org/10.1177/1744987120927206

Cahyani, I., Mulyana, A., & Cahyono, H. (2023). Korelasi karakter Profil Pelajar Pancasila dengan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 13(1), 53–62.

Fusch, P. I., Fusch, G. E., & Ness, L. R. (2018). Denzin’s paradigm shift: Revisiting triangulation in qualitative research. Journal of Social Change, 10(1), 19–32. https://doi.org/10.5590/JOSC.2018.10.1.02

Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Kristiawan, I., & Hariati, E. U. T. (2026). Penguatan civic literacy mahasiswa melalui literasi digital dengan pendekatan design-based research. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI), 7(1). https://doi.org/10.52060/jipti.v7i1.40286

Kusmayanti, R., Hartoyo, A., & Siregar, N. (2023). Penerapan modul ajar Kurikulum Merdeka dalam menunjang penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah penggerak tingkat SMP. Jurnal Basicedu, 7(3), 1881–1890.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Nadhiroh, K., Farida, U., Mawadah, I. M., & Umamy, E. (2025). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui media interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 8(2), 49–58. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v8i2.5037

Nurochim. (2016). Sekolah berbasis pesantren sebagai salah satu model pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 71–84.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020–2024.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.

Rusnaini, R., Raharjo, R., Suryaningsih, A., & Noventari, W. (2021). Intensifikasi Profil Pelajar Pancasila dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 230–249. https://doi.org/10.22146/jkn.67613

Tambunan, W., Panggabean, T., & Sitohang, R. (2023). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2), 101–110.

Ulandari, S., & Rapita, D. D. (2023). Implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya pengembangan karakter peserta didik. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(2), 115–123.

Umamy, E., Abni, S. R. N., & Izzah, A. (2025). Narasi lokal dalam buku cerita anak sebagai media internalisasi nilai demokrasi pada siswa sekolah dasar. Ed-Humanistics: Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(2), 77–85. https://doi.org/10.33752/ed-humanistics.v10i2.10441

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Umbara, L. A. P., Pujiati, E., Pribadi, N. W., & Bariyah, K. (2026). PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SEKOLAH BERBASIS PESANTREN (STUDI KASUS DI SMP ASSAIDIYYAH KEPANJEN). Mandailing Journal of Education and Sciences, 1(2), 128-136. https://doi.org/10.66698/mjoes.v1i2.21