PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn DALAM MEMBENTUK KESADARAN POLITIK SISWA: STUDI PUSTAKA
DOI:
https://doi.org/10.66698/mjoes.v1i2.26Keywords:
Media Sosial, Politik, Literasi Digital, Siswa, PPKnAbstract
Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial sebagai media pembelajaran dalam membentuk kesadaran politik siswa melalui pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan partisipatif, sehingga mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap isu-isu politik serta nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, dan Pancasila. Melalui pemanfaatan konten digital seperti video, infografis, dan diskusi daring, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan politik, tetapi juga mengembangkan sikap kritis, toleransi, dan keterampilan partisipasi politik. Namun demikian, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan berupa disinformasi, ujaran kebencian, serta rendahnya literasi digital yang dapat memengaruhi pola pikir siswa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dalam mengintegrasikan literasi digital dengan pembelajaran PPKn serta melakukan pendampingan yang tepat agar media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana edukasi politik. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi mitra strategis dalam membentuk generasi muda yang sadar politik, kritis, dan bertanggung jawab sebagai warga negara.
Downloads
References
Amnesty International. (2024). The state of the world’s human rights: Amnesty International annual report 2024. Amnesty International.
Cahya, D. E., & Nasiwan. (2024). Tipologi partisipasi politik generasi Z ditinjau dari pendidikan politik melalui PPKn dan akses media sosial. Jurnal Sosial dan Teknologi, 4(12), 1053–1063.https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i12.31770
Dinayati, A., Saputri, I. B., Wijaya, R., Septi, S. A., & Usep, S. (2023). Konsep media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(1), 282–294. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i1.993
Fatimah, N., Reza, A. P. A., & Sutari, D. (2024). Dampak media sosial terhadap kesadaran kebangsaan generasi muda. Jurnal Komunikasi Sosial dan Ilmu Politik, 1(2), 167–173. https://jurnal.kolibi.org/index.php/retorika/article/view/1611
Fudzni, E. H., & Aulia, S. S. (2021). Penguatan literasi digital untuk mendukung hak warga negara di media sosial melalui pembelajaran PPKn. Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.56393/didactica.v1i1.100
Hendrizal, Laili, I., Darwianis, Nursi, M., & Daswarman. (2025). Penguatan civic literacy melalui media digital dalam pembelajaran PPKn. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(3), 2923–2930.
Ismail, E. R., Wardhani, A. R., Wafi, A., Wijaya, D. P., & Julaihah, U. (2026). Pengembangan media interaktif berbasis website untuk edukasi pendidikan politik bagi siswa. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 5(1), 13–29. https://doi.org/10.18860/dsjpips.v5i1.24913
Kusnasi, E., & Annisa, R. N. (2023). Dampak media sosial TikTok terhadap pembentukan kesadaran politik peserta didik dalam berkewarganegaraan. Academy of Education Journal, 14(2), 410–422. https://doi.org/10.18860/dsjpips.v5i1.24913
Kusumawati, I., Mardianti, D., & Paiman. (2025). Media pembelajaran dalam Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Academy of Education Journal, 16(2), 252–263. https://doi.org/10.47200/aoej.v16i2.3091
Nasution, S., Siregar, H. S., Hasugian, A., & lainnya. (2025). Peran media sosial dalam meningkatkan partisipasi politik remaja: Studi kasus siswa kelas XII SMKN 1 Bata Natal. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 251–257. https://doi.org/10.55266/jurnalmind.v5i2.579
Natalia, D., Sasmita, F., & Ahmad, M. R. S. (2025). Partisipasi politik generasi Z: Peran media sosial. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15772–15778. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.28067
Ramadhani, S. (2025). Analisis Penyebaran Informasi Palsu dan Ujaran Kebencian di Media Sosial Indonesia : Studi Kasus Berita Hoax dan Hate Speech. Riset Jurnalistik dan Komunikasi Media, 12(1), 28–34. https://doi.org/10.35905/publisistikji.v2i1.14654
Ratnamulyani, I. A., & Maksudi, B. I. (2018). Peran media sosial dalam peningkatan partisipasi pemilih pemula di kalangan pelajar di Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 20(2), 154–161. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v20i2.13965
Siregar, W. M., Humaira, N. U., Rayhan, N. A., Lestari, P. A., Tarigan, P. S. B., Saragih, E. K. O., & Ginting, F. M. B. (2024). Peran Media Sosial Dalam Meningkatkan Kesadaran Identitas Nasional di Era Digital. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(11), 50–57. https://doi.org/10.5281/zenodo.14251872
Susanti, D. I. (2022). Kebebasan Berekspresi dan Ujaran Kebencian: Kajian Filsafat Hukum Terapan.. Jurnal Sapientia et Virtus, 7(2), 17–42. https://doi.org/10.37477/sev.v7i2.363
Yuliandari, E., Muchtarom, M., & Widiatmaka, P. (2023). Pendidikan politik melalui penguatan literasi digital dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(1), 186–205. https://doi.org/10.31800/jpt.kw.v11n1.p186-205
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Budi Azhari Muda Hasibuan, Suci Rahayu, Ipsa Sipahutar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







