ANALISIS KOLABORASI ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN RUANG AMAN BAGI ANAK USIA DINI

Authors

  • Prisko Yanuarius Djawaria Pare Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Maria Felsita Eno Wou Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Oliva Fareda Pandang Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Maria Enjelina Kalana Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Yasintha Lusi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Maria Hermina Bhebhe Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Tekla Dua Ona Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Maria Nadila Wea Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia
  • Maria Yosefa Oje Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66698/mjoes.v1i2.43

Keywords:

Anak Usia Dini, Kolaborasi Orang Tua Dan Sekolah, PAUD, Ruang Aman

Abstract

Penciptaan ruang aman bagi anak usia dini di satuan PAUD saat ini sering kali didelegasikan secara sepihak kepada sekolah, sementara keluarga hanya dianggap sebagai pihak penitip anak. Ketidakselarasan pola pengasuhan ini berisiko memicu kebingungan karakter dan menurunkan efektivitas perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menyintesis bentuk kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam menciptakan ruang aman yang multi-dimensi (fisik, psikologis, dan sosial) bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (literatur review). Data sekunder dikumpulkan secara sistematis melalui penelusuran digital pada basis data akademik, dengan kriteria inklusi jurnal ilmiah dan regulasi formal lima tahun terakhir yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terstruktur dan setara menjadi determinan utama dalam membangun jaring pengaman berlapis (multi-layered safety). Sinkronisasi nilai melalui komunikasi dua arah, program parenting, dan pelibatan orang tua terbukti berdampak signifikan dalam menurunkan kecemasan anak serta memaksimalkan deteksi dini kekerasan. Meskipun di lapangan terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu dan ekspektasi sepihak, tantangan tersebut dapat diatasi melalui strategi rekonstruktif seperti formulasi Kontrak Kerja Sama Belajar, optimalisasi teknologi informasi untuk edukasi daring, dan program kunjungan rumah (home visit) secara humanis. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi yang kokoh antara rumah dan sekolah merupakan kebutuhan mutlak demi menjamin keselamatan, kesejahteraan (well-being), dan perlindungan hakiki anak pada fase usia emas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aslindah, A., & Sari, N. (2021). Kolaborasi Orang Tua dan Guru PAUD dalam Melaksanakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 4(2), 59–67. https://doi.org/10.31537/jecie.v4i2.497

Ilahi, M. T. (2020). Pendidikan inklusif: Strategi dan tantangan dalam mewujudkan kesetaraan. Ar-Ruzz Media.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kemendikbudristek.

Lindeke, L. L., & Sieckert, A. M. (2005). Nurse-physician collaboration: A strategy for success. The Journal of Pediatric Health Care, 19(4), 253–257. https://doi.org/10.1016/j.pedhc.2005.04.005

Ningsih, W., & Setiawan, A. (2022). Pentingnya konsistensi pola asuh antara rumah dan sekolah bagi rasa aman anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 17–29.

Olsen, G., & Fuller, M. L. (2019). Home-school relations: Working successfully with parents and families (6th ed.). Pearson.

Sulaiman, W. (2022). Pola Dasar Pengasuhan Orang Tua pada Anak Usia Dini dalam Mewujudkan Anak Sholeh Perspektif Pendidikan Islam. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4. http://dx.doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1780

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Wulandari, R., & Santoso, B. (2026). Dinamika dan tantangan kolaborasi orang tua dan guru dalam mewujudkan sekolah aman. Jurnal Riset Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 78–92.

Downloads

Published

2026-07-12

How to Cite

Pare, P. Y. D., Wou, M. F. E., Pandang, O. F., Kalana, M. E., Lusi, Y., Bhebhe, M. H., Ona, T. D., Wea, M. N., & Oje, M. Y. (2026). ANALISIS KOLABORASI ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN RUANG AMAN BAGI ANAK USIA DINI. Mandailing Journal of Education and Sciences, 1(2), 230-235. https://doi.org/10.66698/mjoes.v1i2.43